Kalsel Pelajari Sistem Penjenjangan Karir ASN

Banjarmasin,

Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan mempelajari sistem penjenjangan atau kenaikan eselon aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Timur, terutama yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Pasalnya, tutur pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang

bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, ada peraturan baru bagi ASN yang berada di bawah Kemendagri dalam meniti karir eselonering.

Hal itu diungkakan Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas  di Banjarmasin, Kamis (19/4) sebelum bertolak ke Surabaya.
“Ada satu sistem pendidikan dan pelatihan (diklat) yang menjadi prasyarat bagi ASN di bawah Kemendagri jika mau naik eselon,” ujar.
Dari semua provinsi di Indonesia kata dia, di antaranya baru Jatim yang menerapkan ketentuan Kemendagri tersebut mengenai persyaratan penjenjangan karir eselonisasi.

Oleh sebab itu, lanjut dia, wajar kalau Kalsel belajar ke pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim dalam penerapan penjenjangan karir eselonisasi ASN, sebagaimana ketentuan Kemendagri.
Karenanya, selain pernah mengikuti jenjang diklat lain, bagi ASN di bawah Kemendagri ada diklat khusus bila mau mengikuti penjenjangan eselonisasi.
Keberangkatan ke Jatim pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Kalsel itu atas undangan Badan Pembinaan Sumber Daya Manusia yang dulunya bernama badan diklat provinsi setempat sebagai mitra kerja.
(*)

%d blogger menyukai ini: