Puluhan Cleaning Service Dewan Protes Rencana Pemberhentian

Puluhan Cleaning Servis Dewan

Protes Rencana Pemberhentian

Banjarmasin,

Menyusul adanya khabar  bakal diberhentikan dari pekerjaanya, puluhan tenaga cleaning servis (cs) dilingkungan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (28/2) siang tadi mendatangi pejabat sekwan setempat, guna menyampaikan aspirasi dan protes atas isu rencana pemberhentian mereka.

Aksi unjuk rasa damai itu terlihat saat puluhan tenaga cs berpakian seragam hijau,yang biasanya menyebar diberbagai sudut ruangan untuk bekerja, Namun  saat itu mereka berkumpul di muka ruang sekwan untuk meminta berdialog.

Dua orang perwakilan sekaligus koodinator cs, Husni dan Hairiyah, di persilahkan masuk ruangan, didampingi Sekretaris Komisi IV, M Lutfi Saifuddin.

SekretarisDewan (Sekwan)  DPRD Kalsel, AM Rozaiansyah dihadapan perwakilan cs mengatakan, hingga saat ini dirinya belum menerima laporan, bahwa bakal ada penggantian puluhan tenaga clening servis yang sudah bekerja cukup lama dan baik di gedung dewan ini.

Namun dari itu, dirinya tak menampik jika bakal ada pergantian kontraktor  atau perusahan outsourcing pemenang lelang jasa tenaga clening servis ini, dari sebelumnya, dipegang PT Multi Guna Tiga Prima  dan yang baru oleh PT Yasmin Buih Persada dari HSU

“ Jadi kita belum menerima laporan dari PPTK untuk soal ini, dan belum memutuskan, apakah nanti perusahaan yang baru itu akan membawa karyawan baru atau seperti apa. Tapi selama belum ada kesepakatan dengan perusahaan yang baru, saya persilahkan cs yang alam untuk masuk bekerja” kata sekwan..

Husni yang mewakil 21 orang tenaga cs di gedung dewan itu menginginkan, jika memang tenaga cs yang lama semuanya diganti oleh perusahaan yang baru dirinya mengaku tidak masalah. Hanya saja jika terjadi pemilahan atau pilih-pilah karena bersangkutan punya orang dalam yang kuat sehingga tidak diganti itu namanya kurang adil.  Terlebih kami berharap semua pekerja lama bisa dipertahankan. “ Kami berharap

Semua tenaga lama bisa dipertahankan,“  pinta Husni diamini puluhan rekannya saat itu. (*)

 

%d blogger menyukai ini: