Banjarmasin – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Komisi I Muhammad Syaripuddin, Komisi II Suripno Sumas serta Komisi III Rosehan Noor Bahri bersama Sekretariat DPRD Prov. Kalsel, Biro Ekonomi dan PT Bangun Banua menyambut hangat kedatangan Bupati Kabupaten Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., beserta rombongan. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat BP Perda DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka studi komparasi pengelolaan pertambangan dan Participating Interest (PI), Senin (29/12/2025).
Muhammad Syaripuddin, menyampaikan bahwa dalam pertemuan terdapat sejumlah potensi sinergi yang dapat ditindaklanjuti, tidak hanya di sektor minyak dan gas bumi (migas) tetapi juga di sektor pangan dan peternakan.
“Ada beberapa hal yang nantinya akan kita tindak lanjuti terkait kerja sama antardaerah. Kabupaten Blora juga merupakan penghasil jagung, padi, dan sapi. Hal-hal ini akan kami bicarakan lebih lanjut dengan komisi terkait, migas di Komisi III dan pangan di Komisi II,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muhammad Syaripuddin berharap agar Perusahaan Daerah (Perusda) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT Bangun Banua, dapat berperan aktif dalam menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut.
“Saya berharap kawan-kawan di Perusda atau BUMD, khususnya Bangun Banua, bisa menindaklanjuti kerja sama ini sehingga sinergi antar daerah dengan Provinsi Kalimantan Selatan dapat terjalin dengan baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dilain sisi, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat kerja sama antardaerah, khususnya antara daerah penghasil migas. Ia juga mengungkapkan ketertarikan untuk saling belajar terkait pengelolaan BUMD.
“Kerja sama ini berkaitan dengan kesamaan sebagai daerah penghasil migas. Tentunya kita juga belajar mengenai pengelolaan BUMD serta produk-produk unggulan daerah, seperti lumbung padi kami. Ke depan, produk tersebut mungkin bisa dipasarkan ke Kalimantan Selatan, begitu pula sebaliknya, produk dari Kalsel bisa dipasarkan ke Blora,” ujar Arief Rohman.

