Banjarmasin, humas – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang spiritual, Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan ceramah agama pembinaan mental spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, pada pagi hari, bertempat di Musholla Al Ikhlas Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Acara tersebut mengangkat tema Fiqih Bab Thaharah yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Gubernur Bidang Keagamaan Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muslimin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Jaini, M.A.P., beserta seluruh jajaran ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Muhammad Jaini mengajak seluruh ASN yang hadir untuk menyimak dengan baik setiap tausiah dan ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh penceramah. Ia juga berharap materi yang disampaikan tidak hanya dipahami, tetapi dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat.

Kegiatan ceramah agama ini merupakan bagian dari program yang dicanangkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, sebagai upaya meningkatkan kualitas spiritual ASN di lingkungan instansi pemerintah. Program ini diharapkan mampu membentuk aparatur yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki akhlak dan integritas yang baik.

Dalam ceramahnya, H. Muslimin menyampaikan pentingnya memahami ilmu agama, khususnya dalam hal thaharah atau bersuci, sebagai dasar dalam menjalankan ibadah. Ia menekankan bahwa kebersihan merupakan syarat sahnya ibadah, terutama shalat.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keimanan dan ketakwaan dengan senantiasa melaksanakan shalat lima waktu dalam kondisi apapun. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap tata cara beribadah akan membawa seseorang lebih dekat kepada Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang religius, disiplin, dan berintegritas.