Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 dengan menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selama tiga hari, 13–15 Mei 2026.

Dalam kunjungannya ke sejumlah titik, Desy menerima berbagai aspirasi masyarakat yang didominasi sektor pertanian dan kebutuhan infrastruktur pendukung. Warga berharap adanya perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani guna menunjang distribusi hasil pertanian masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi kalangan pemuda laki-laki yang saat ini dinilai menghadapi tantangan dalam memperoleh pekerjaan.

Warga berharap pemerintah dapat menghadirkan program pelatihan peningkatan keterampilan kerja agar generasi muda memiliki kemampuan dasar sebelum memasuki dunia kerja maupun membuka peluang usaha mandiri.

Di sela reses, Kamis (14/5/206), di salah satu titik yakni Desa Rangda Malingkung Kab. Tapin, Desy turut menghadirkan pengrajin kain sasirangan untuk memperkenalkan peluang usaha kreatif melalui pelatihan pembuatan kain sasirangan, khususnya motif limited edition khas hulu sungai. Menurutnya, sasirangan tidak hanya menjadi identitas budaya Banua, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan masyarakat sebagai usaha kreatif bernilai jual.

Desy menilai pengembangan keterampilan berbasis budaya lokal dapat menjadi salah satu alternatif pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi generasi muda, agar memiliki peluang usaha mandiri di tengah tantangan lapangan kerja saat ini.

Ia pun menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang diterima selama kegiatan reses akan menjadi perhatian dan diperjuangkan agar dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah daerah sesuai kewenangan yang ada.